memandang pekat sayup-sayup gemuruh pantai selatan.. tetap seperti kala itu, tak banyak kata, kelu bersuara, ragu menyapa, tapi rasa tak kuasa menutup gembira. kala itu dengannya, seorang perempuan yang sudah menjadi bagian dalam hidupku; adikku-miss u, every moment with u is d sweetest one hahahah. kali ini? ah papa papa papa, kita berdua saja, aku begitu menikmati detik ini. lalu? raihan-azzam, haha iku-ikut. mama? kemarilah... ah tapi rupanya tak tertarik. dan aku tetap suka. alhamdulillah....
19:14:08
04-22-2011
dunia.. dunia.. dengar kataku.. dengar bisikku.. ini hatiku berbicara, lidahku meliuk dalam hening.. dengar.. dengar.. hatiku.. suaraku.. teriakkan dalam sunyi ini.. serpihan kehidupan. saksikanlah! aku, amelia syarif..
Sunday, April 24, 2011
apa ya..
merindu dalam diam. tapaki jalan juang yang berseberang..
kapan kita kembali pulang? entah.
cepat atau lambat itu pasti.
kemana? entah.
mungkin takdir tak bersamai kita lagi. tapi percayalah, kalau bukan kita siapa lagi?
jangan lagi tanyakan dimana-kemana-bagaimana hati. yang berubah hanya waktu, sebab tak ingin kusanggupi tumpukan hirarki.
bahasa jiwa mungkin terlampau manis hingga memuakkan rasa, tapi ku mohon, jangan halangi dengan jeritan benci apalagi memalingkan dua indera atau juga picingan pedih yang menyayat.
memakilah sesuka-suka, tapi cukup dalam mimpi-mimpi malammu, sebeb pun kau menyimpannya rapi pada bagian terdalam, mataku Dia izinkan tuk menangkap.
hari ini terlebih lagi, dimana kita hanya mampu saling menatap atau mungkin hanya aku atau kau saja. itu semua lebih membahagiakan daripada keceriaan-kedekatanku pada gula-garam rasa dimasa ini.
bawa saja ini pergi, pun bila takdir tak bersamai kita. aku tak apa......
saved:
20:44:57
04-20-2011
kapan kita kembali pulang? entah.
cepat atau lambat itu pasti.
kemana? entah.
mungkin takdir tak bersamai kita lagi. tapi percayalah, kalau bukan kita siapa lagi?
jangan lagi tanyakan dimana-kemana-bagaimana hati. yang berubah hanya waktu, sebab tak ingin kusanggupi tumpukan hirarki.
bahasa jiwa mungkin terlampau manis hingga memuakkan rasa, tapi ku mohon, jangan halangi dengan jeritan benci apalagi memalingkan dua indera atau juga picingan pedih yang menyayat.
memakilah sesuka-suka, tapi cukup dalam mimpi-mimpi malammu, sebeb pun kau menyimpannya rapi pada bagian terdalam, mataku Dia izinkan tuk menangkap.
hari ini terlebih lagi, dimana kita hanya mampu saling menatap atau mungkin hanya aku atau kau saja. itu semua lebih membahagiakan daripada keceriaan-kedekatanku pada gula-garam rasa dimasa ini.
bawa saja ini pergi, pun bila takdir tak bersamai kita. aku tak apa......
saved:
20:44:57
04-20-2011
menjelang hari itu..
dalam hati lirih bercengkrama, berpatah-patah sayap dan kaki, mencoba tegak-tegar-bertahan dalam kejenuhan.
sungguh, kan ku dedikasikan yang terbaik untukNya, untuk mereka..
lihat dan perhatikan gerikku hai mata-mata yang menilai.
hayati kesungguhanku.
aku berpeluh pikir-waktu-tenaga-juga harta untuk ini.
bahkan bukan hanya aku, tapi juga mereka.
ya-kami berjuang kini.
doakan.. doakan.. doakan..
kami pasti berikan seluruh suka-payah kami. TAK MUNGKIN TIDAK.
camkan!!
saved:
20:44:21
04-19-2011
sungguh, kan ku dedikasikan yang terbaik untukNya, untuk mereka..
lihat dan perhatikan gerikku hai mata-mata yang menilai.
hayati kesungguhanku.
aku berpeluh pikir-waktu-tenaga-juga harta untuk ini.
bahkan bukan hanya aku, tapi juga mereka.
ya-kami berjuang kini.
doakan.. doakan.. doakan..
kami pasti berikan seluruh suka-payah kami. TAK MUNGKIN TIDAK.
camkan!!
saved:
20:44:21
04-19-2011
Tuesday, April 12, 2011
ber-istighfar-lah
in every step we take.. hm.. aahh.. this is the life..
kuat atau terinjak. benci atau cinta. seperti yang pasti, hidup atau mati.. buktikan saja untuk Tuhan, bukan lawan apalagi kawan. atau (mungkin) sekedar jujur; untuk diri sendiri.
teruntuk yang telinganya panas akan caci maki. geram dadanya kala kabar benci kian meninggi. mengepal erat-erat jemarinya ketika tatap sinis menghampiri. sedih hatinya saat lagi-lagi potret dirinya disayat-sayat. atau sekedar malu sebab seperti berkaca benar pada opini dunia. hey kau tak perlu takut. tak perlu gusar. tak perlu risau. apalagi murka..
walau pahit terasa kian merambah relung-relung terdalam.. biar saja..
nikmati dan hayati..
Apr 1, '11 11:29 AM
taken from ameliasyahidah.multiply.com - my another blog :D
kuat atau terinjak. benci atau cinta. seperti yang pasti, hidup atau mati.. buktikan saja untuk Tuhan, bukan lawan apalagi kawan. atau (mungkin) sekedar jujur; untuk diri sendiri.
teruntuk yang telinganya panas akan caci maki. geram dadanya kala kabar benci kian meninggi. mengepal erat-erat jemarinya ketika tatap sinis menghampiri. sedih hatinya saat lagi-lagi potret dirinya disayat-sayat. atau sekedar malu sebab seperti berkaca benar pada opini dunia. hey kau tak perlu takut. tak perlu gusar. tak perlu risau. apalagi murka..
walau pahit terasa kian merambah relung-relung terdalam.. biar saja..
nikmati dan hayati..
Apr 1, '11 11:29 AM
taken from ameliasyahidah.multiply.com - my another blog :D
Subscribe to:
Posts (Atom)